Gradasi

Posted: 14 Maret 2011 in Wawasan

Anugerah yang Terindah

Intro***

Anugerah yang terindah yang diberikan-Nya

Kepada sluruh ummat didunia

Ada rasa cinta yang memberi arti

Kehidupan ini

Karenanya ada pengorbanan

Tuk buktikan nilai cinta

Tapi mengapa masih ada rasa

Dendam permusuhan antara kita…

Tiada sempurna cinta manusia

Hingga dia mampu mencinta

Sesamanya tanpa ada perbedaan

Tiada sempurna nilai manusia

Tanpa berbagi rasa

Kasih suci anugerah yang indah…

Intro***

Kembali ke-(karenanya…/tiada…)

Ending***


Islam…

Intro***

Islam telah mengajarkan

Pada kita tentang aturan

Mulai dari perdagangan

Sampai masalah pernikahan

Islam juga mengatur kita

Tentang hubungan antar manusia

Agar kita dapat menjaga

Jaga hati, jaga mata, jaga telinga

Islam… bukan cuma aturan

Karenanya harus jadi tuntunan

Islam… jalan untuk selamat

Selamanya didunia dan akhirat

Rame-rame yok… kita belajar

Agar ktia jadi  orang berakal

Rame-rame yok… kita beramal

Agar kita jadi orang beriman

Intro***

Kembali ke-(Islam telah…/Islam juga…),

Dan ke-(Islam…)

Ending***

Euphoria Keadilan

Tapak sisa perjalanan

Masih membekas dalam

Catatan yang telah usang

Terkubur kegelapan

Bayang semu keadilan

Bias dalam tahta dunia

Merejam setiap perjuangan

Hanya sisa harapan

Membekap suara tangis bangsa

Bergelimang derita… (nestapa )

Membutakan tatap mata dunia

Tentang nilai manusia…

Gegap suara keadilan…hu…

(gemakan kebangkitan)

menggeliat dan menyeru…hu…

(bangkitan perjuangan)

gegap suara keadilan…hu…

(pejuang keadilan)

menderu terus melaju…hu…

(sejahtera bangsaku)                           (Akh)

Intro*** (not balok)

Kembali ke-(membekap…) – (Akh)

Sejahtera bangsaku…bangsaku…  5x


Kupinang Engkau dengan Al-Qur’an

Intro***

Kupinang engkau dengan Al-Qur’an

Kokoh dan suci ikatan cinta

Kutambatkan hati penuh merhamah

Arungi bersama samudra dunia

Jika terhempas dilautan duka

Tegar dan sabarlah tawakal pada-Nya

Jika berlayar disuka cita

Ingatlah tuk selalu syukur pada-Nya

Intro***

Kembali ke-(kupinang…/Jika…)

Pada-Nya…..

Hadapi gelombang ujian

Sabarlah tegar tawakal

Arungi samudra kehidupan

Ingatlah syukur pada-Nya…

Kembali ke-(jika…)

Ending***


Dinda…

Intro***

Kau sambut pagi

Dengan senyum ceria yang menawan

Mengantarkan daku pergi

meraih mimpi Kita…..

Andaiku bisa

Membuat diriku menjadi dua

Ku tinggalkan yang satunya

Tuk temanimu, cinta….

Duhai permataku

Dinda…

Sejuta pesonamu hadir dalam jiwa

Oh…dinda

Senyumanmu mampu membuatku tak mengeluh

Dinda…

Binar bola matamu terangi hariku

Oh…dinda…

Ketenangan bagai telaga yang kau berikan

Intro***

ketika ku pulang

Dibawah naungan lembayung senja

Kau berhias menantiku

Bertabur rindu kita…

Kembali ke-(Duhai permataku…)

2x (naik nada)


Teman…

Akankah kita dapat raih bahagia

Dalam hidup ada beda

Teman lihatlah

Pabila hati tak lagi bicara

Teman dimana

Nurani yang kan membuka mata

Tinggalkan masa kelam yang tlah terlewati

Wujudkan satu impian damai jadi nyata

Bayangkan kita bersama

Bersatu walau ada beda

Singkirkan semua dendam prasangka

Hadirkan satu keyakinan

Akan hidup ini

Terasa lebih indah

Jika berjalan dalam harmoni


Living harmony

Debur ombak gelombang samudra indah

Merapatkan pantai hati

Maha karya illahi

Hutan mangroff disejukkan terik mentari

Aroma laut smakin terasa

Meresap ke sanubari

Dimana senyummu

Oh..pantai ku oh..laut biruku

Yang dulu menghibur hati

Hangat suasana jiwa…

Laut biru yang ku rin du

Cantikmu tak seperti dulu

Pasir putih warna kasih

Tersenyumlah kau kembali


Persembahan Cinta

Disaat cinta menyemai resah di jiwa

Menghiasi hidup indahnya masa

Luluhkan dengan hapuskan benci

Kala cahya-Nya…

Membuka mata yang terlena

Sadarkan dari nafsu akan dunia

Rasa yang fana dan maya semata

Kan ku ungkap rasa yang terindah

Tentang berkembangnya cinta

Yang semerbak wangi dalam jiwa

Yang kekal abadi selamanya

Hanyalah untuk Allah kan ku persembahkan

Cinta yang tertinggi dan termurni

Yang tumbuh dalm nurani

Hanyalah untuk Allah kan ku sandarkan

Segala penghargaan dan doa

Beri aku cahya-Mu

{Hanya Pada Alloh ku Sandarkan}

{Hanya Pada Alloh ku Panjatkan}

{Hanya Pada Allah ku Harapkan}


Gema Takbir

Allohu Akbar, Allohu Akbar

Laa ilaaha illalloh

Allohu Akbar, Allohu Akbar

Allohu Akbar, walillaahil hamdu

Gema kumandang takbir

Selepas subuh hari

Gambarkan suasana suci

Hari yang fitri

Riangkan hamba-Nya yang sholeh

Wajahnya berseri

Sejenak menyelami hati renungkan diri

Setelah datang ujian

Tuk kenali kadar iman

Terujinya kekuatan

Azam dan kesungguhan

Saling ikhlas memaafkan

Tulus dalam mendoakan

Kembali fitrah di hadapn

Yaa Alloh…

Epik Sejati

Intro***

Terukir sejarah epik sejati

Perjalanan suci para nabi

Terbalut keruh duri kau mendaki

Teruji sudah kau mulia nan tinggi

Cerah lah hari umatmu dulu kelam

Islam membawa cahaya keagungan

terlintaslah dan memudar kedzoliman

tumbang pilar tirani penghadangmu…

teraslah maju…

harum mewangi wajah bumi…

harum pahlawanku… 2x

kabut kelab selimuti zaman kami

perlahan pasti cahyanya kembali

percik api kisahkan segenggam janji

tegak panji kebenaran Robbani..

harum mewangi cerahkan wajah bumi

saat terpetik gugur pejuan berani

darah yang membanjir suburkan tanah kami

tumbuhkan kuntum bunga

pahlawan sejati… 3x


Hidayah

Untaian doa tlah tersulam

Mengukir janji dalam asa

Mengiring hati sejuta bunga

Kala mengurai kata syukur padaNya

Indah cinta terasa bawa keagungan

Ketika hidayah tlah sinari jiwa

Mekar mewangi taman hati

Melukis senja dalam angan

Lelah arungi samudra hidup

meniti jalan panjang keridhoaanNya

Penuh dengan belukar duri kehidupan

Yang selalu mencoba rentankan cinta

Hidup bukanlah rangkaian mimpi yang indah

Bertabur senang tiada terhingga

Setiap hembusan nafas cintaku ini

Milik Mu ya Robbi

Ulangi ket nduwur…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s